Apa Saja Kulinernya?

Siapa sih yang kalau berlibur nggak lapar? Semua pasti lapar dong yaa..., nahh kawan setiap Wisata Bukit Cantik di Malang Raya ini punya berbagai macam kuliner yang bakalan memanjakan lidah kalian selama berlibur lhoo. Apa aja itu langsung aja kita bahas di blog ini yaaa...


1. Bukit Kunner

    Di kawasan Bukit Kunner ini ada banyak sekali tempat makan atau tempat oleh-oleh yang meyediakan makanan khas daerah Bukit Kunner lho. Terutama berbagai macam olahan teh seperti produk Teh Rolas yang merupakan produk asli dari pabrik teh di Kebun Teh Wonosari. Lhoo kenapa teh? Karena Bukit Kunner masih satu kawasan dengan Kebun Teh Wonosari, jadi tak heran kalau tempat wisata tersebut menyediakan berbagai macam olahan teh. Eitsss, tapi jangan khawatir buat kalian yang pengen makan makanan yang mengenyangkan dan minuman yang menyegarkan, disini juga ada lhoo diantaranya yaitu:

A. Tea House

Tea House
Photo Instagram by @nuridwi
    Seperti namanya, kedai teh yang satu ini berada di kawasan Bukit Kunner atau Kebun Teh Wonosari. Di kedai teh ini ada beragam jenis teh yang bisa kamu nikmati, seperti green tea, teh rolas, hingga white tea. Dengan harga yang murah meriah tentunya mulai dari harga Rp. 5000 - Rp. 30.000 saja, kalian sudah bisa menikmati hangatnya teh di tempat yang asri dimana tentu menjadi pengalaman yang tidak akan pernah terlupakan.


B. Anjungan Rollas

Anjungan Rolas
Photo by https://www.diarysivika.com/2018/10/paket-wisata-kebun-teh-wonosari-lawang.html?m=1

    Di tempat makan ini kalian akan disuguhkan berbagai macam menu makanan yang pastinya enak, lezat, dan mengenyangkan yaitu seperti nasi goreng, ayam kecap, mie, sayur sop, roti bakar dan aneka menu lainnya. Dengan harga yang cukup terjangkau, yakni Rp 40 ribu - Rp 75 ribu per porsinya. Suasana di Anjungan Rollas asyik banget untuk makan pagi, lokasinya ada balkon yang bawahnya merupakan area kebun teh.


2. Budug Asu

Warung Sederhana
Photo by https://www.anekawisata.com/tempat-wisata-kuliner-di-kaki-gunung-ijen.html?amp

    Di kawasan Budug Asu kuliner yang disediakan cenderung kepada makanan dan minuman ringan. Hal tersebut dikarenakan Budug Asu ini adalah bukit yang sering digunakan untuk mendaki para pendaki yang masih pemula. Sehingga, hal tersebut membuat Budug Asu ini tidak begitu menyediakan berbagai macam kuliner seperti di tempat wisata lain sebut saja di Bukit Kunner. Kalau pun ada, mungkin hanya warung-warung kecil yang menjual makanan dan minuman sederhana dengan waktu buka setiap hari senin s/d minggu selama 24 jam. Di warung tersebut menjual menu seadanya seperti nasi campur yang dibanderol dengan harga Rp. 10.000 saja, kopi, teh, dan berbagai minuman segar dengan harga mulai dari Rp. 5000 saja. 


3. Bukit Bulu

    Bukit Bulu merupakan bukit yang masih satu kawasan dengan Coban Rais. Untuk berbagai macam kuliner yang ada di Bukit Bulu ini termasuk sangat banyak, dimana tentunya enak lezat dan mengenyangkan perut setelah seharian berlibur, diantaranya yaitu:

A. Warung Sholeh

Warung Sholeh
Photo by http://mas-abel.blogspot.com/2011/11/ayam-goreng-pak-h-sholeh-pandaan.html?m=1

    Warung Sholeh ini merupakan Warung Lesehan yang berlokasi tidak begitu jauh dari kawasan Bukit Bulu. Untuk bukanya pun setiap hari mulai senin s/d minggu, tepat jam 07.45-22.00 untuk hari senin s/d sabtu, dan hari minggu jam 08.00 - 22.00 WIB. Menu makanannya pun sangat lezat sekali dan berbagai macam seperti ayam goreng, ikan segar, cah kangkun dan lainnya. dengan harga yang terjangkau yaitu Rp. 30.000 - Rp. 50.000 per porsinya. 

B. Lalapan Mie Ayam Solo

Lalapan Mie Ayam Solo
Photo by https://m.fimela.com/lifestyle-relationship/read/3852497/resep-cara-membuat-mie-ayam-rumahan-yang-sederhana-dan-enak

    Warung yang berlokasi tidak begitu jauh dari kawasan Bukit Bulu ini buka setiap hari senin s/d minggu tepat pada pukul 08.00 - 17.00 WIB, dimana menyediakan menu berupa mie ayam khas dari Kota Solo dengan harga yang sangat terjangkau yaitu Rp. 10.000 saja. Tapi kalian sudah merasakan kelezatannya yang tentu membuat perut kalian cepat kenyang.


4. Bukit Panderman

    Di kawasan Bukit Panderman ini sama halnya dengan Budug Asu diatas, dimana merupakan bukit yang dijadikan tempat latihan mendaki oleh para pendaki kategori pemula. Sehingga, hal tersebut membuat Bukit Panderman ini tidak begitu menyediakan berbagai macam kuliner seperti di tempat wisata lain sebut saja di Bukit Bulu. Kalau pun ada, mungkin hanya warung-warung kecil yang menjual makanan dan minuman sederhana dengan waktu buka setiap hari senin s/d minggu selama 24 jam. Seperti nasi campur yang dibanderol dengan harga Rp. 10.000 saja, kopi, teh, dan berbagai minuman segar dengan harga mulai dari Rp. 5000 saja. 

Panderman Restaurant
Photo by https://www.tripadvisor.co.id/Restaurant_Review-g297710-d17667322-Reviews-Panderman_Coffee_Shop-Malang_East_Java_Java.html

    Disisi lain, di sekitar Bukit Panderman pun juga terdapat tempat kuliner lainnya yang selalu menjadi favorit pengunjung ketika berlibur ke Bukit Panderman terutama bagi mereka yang menginap di Zam Zam Hotel, yaitu Panderman Restaurant, dimana restoran ini buka selama 24 jam dengan menyediakan berbagai maca menu mulai dari ronde, sup asparagus kepiting, sup buntut, sup iga, rawon, soto ayam, dan lainnya. Dimana harga yang dibanderol untuk makanan tersebut pun cukup terjangkau, yakni Rp 40 ribu - Rp 75 ribu per porsinya.

Komentar

  1. bermanfaat sekali kak postnya soalnya saya sering banget kan waktu ke bukit terus mau kulineran gak tau harganya dan mau beli takut kalau harganya mahal banget dan gak worth it dengan rasanya, mau tanya orang yang jual juga malu malu hehe. Sekarang udah tau kisaran harganya jadi gak takut lagi untuk berburu kuliner di wisata bukit :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hayyy kak Ailsa, selamat datang di blog Wisata Bukit Cantik di Malang Raya yaaa. Alhamdulillah, semoga membantu yaa kak kalau nanti liburan bersama dengan orang tercinta hehehe. Stay tunee ya kak, jangan sampai ketinggalan postingan"selanjutnya dari blog ini. Thank youu🙏

      Hapus
  2. ternyata di bukit itu juga ada kulinernya juga yaa jadi sensasinya bisa double selain nikmati bukitnya kita juga bisa nikmatin kulinernya yang bikin kesannya nggak bisa di lupakan hehehe jdi ngga sbar pengen ke bukit di Malang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hayy kak Aqila, wahh senangnya kalau postingan di blog ini bisa membawa manfaat buat kak Aqila. Next kalau udah ke Malang bolehh tuhh ke bukit di Malang hehe. Ehh btw stay tune ya kak sama postingan yang ada di blog ini. Thank youu kak Aqila🙏

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apa Tips Pertama Kali Berlibur ke Wisata Bukit Cantik di Malang Raya?

Ada Cerita Apa di Budug Asu?

Cerita Seru Apa di Bukit Kunner?